tugas 1 Belajar dan mengajar
a A. Belajar
dan Mengajar
1. Konsep
belajar
Menurut R. Gagne
(1989), belajar dapat didefenisikan sebagai suatu proses dimana suatu organisme
berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman. Belajar dan mengajar merupakan
dua konsep yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Bagi
Gagne, belajar dimaknai sebagai suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam
pengetahuan, keterampilan, kebiasaan dan tingkah laku. Selain itu Gagne juga
menekankan bahwa belajar sebagai suatu upaya memperoleh pengetahuan atau
keterampilan melalui instruksi. Instruksi yang dimaksud adalah perintah atau
arahan dan bimbingan dari seorang pendidik atau guru.
Adapun
menurut Burton dalam Usman dan Setiawati (1993:4), belajar dapat diartikan
sebagai perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi
antara individu dengan individu lain dan individu dengan lingkunganya sehingga
mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkunganya.
Dari
pengertian belajar diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar adalah suatu
aktivitas yang dilakukan seseorang dengan sengaja dalam keadaan sadar untuk
memperoleh suatu konsep, pemahaman, atau pengetahuan baru sehingga memungkinkan
seseorang terjadinya perubahan perilaku yang realatif tetap baik dalam
berpikir, merasa maupun dalam bertindak.
2. Konsep
mengajar
Menurut
Oemar Hamalik, mengajar memiliki beberapa defenisi penting diantaranya:
a. Mengajar
ialah menyampaikan pengetahuan kepada siswa didik atau murid sekolah
b. Mengajar
adalah mewariskan kebudayaan kepada generasi muda melalui lembaga pendidikan
sekolah
c. Mengajar
adalah proses membantu siswa menghadapi kehidupan masyarakat sehari-hari
Jadi
dapat disimpulkan bahwa mengajar adalah menyampaikan pengetahuan kepada siswa guna membantu siswa menghadapi
masalah yang terdapat pada kehidupan sehari-hari.
B. Prinsip Belajar dan Mengajar
1. Prinsip
belajar, sukmadinata (dalam suyono dan hariyanto)
a. Belajar
merupakan bagian dari perkembangan
b. Belajar
berlangsung seumur hidup
c. Belajar
mencakup semua aspek kehidupan (kognitif, afektif, psikomotor, dan keterampilan
hidup
d. Dalam
belajar dapat tejadi hambatan-hambatan
e. Dalam
hal tertentu belajar memerlukan bantuan dan bimbingan dari orang lain
2. Prinsip
mengajar
a. Apersepsi
b. Motivasi
c. Korelasi
d. Aktivitas
e. Kooperasi/kompetisi
f. Lingkungan
g. Individual
C. Keterampilan-keterampilan mengajar
Mengajar
dapat diarikan sebagai usaha yang dilakukan oleh pengajar dengan materi, metode
serta media pembelajaran yang bertujuan untuk mengubah perilaku peserta didik
mencakup dimensi pengetahuan (kognitif), afektif mauoun maupun keterampilan
(psikomotorik). Mengajar itu sndri lebih
bersifat personal, artinya sangat tergantung pada kondisi, kemampuan, maupun
kapasitas seseorang. Mrngajar lebih bersifat seni dari pada ilmu. Hal ini
sebagaimana sangat popular dikemukakan oleh Glibert Highet (1989) dalam bukumya
yang berjudul The Art Of Teaching. Pandangan yang sama juga dikemukan Darling
Hammond (1997:71) yang mengatakan “teaching more as an art than a sciebe”.
Keterampilan
dasar mengajar adalah kecakapan atau kemampuan pengajar dalam menjelaskan
konsep terkait dengan materi pembelajaran dengn demikian seorang pengajar harus
mempunyai persiapan mengajar, antara lain harus mempunyai persiapan mengajar,
antara lain harus menguasai bahan pembelajaran.
D. Tujuan keterampilan mengajar
Dalam pembelajaran di sekolah dasar
keterampilan mengajar sangat penting. Karena dengan adanya keterampilan
mengajar seorang pendidik akan tahu apa-apa saja kegiatan yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran berlangsung.
Tujuan
keterampilan mengajar antara lain:
1. Keterampilan
dasar mengajar dapat diambil dari berbagai sumber dimana bahan ini digunakan
untuk para peserta didik yang melkukan praktik mengajar disekolah sebelum
bekerja sepenuhnya sebagai seorang pengajar
2. Untuk
menjadi pengajar yang professional
3. Penunjang
untuk keberhasikan pendidik dalam proses pembelajaran
E. Macam-macam keterampilan mengajar
1.
Keterampilan Bertanya
“Bertanya” adalah bahasa verbal
untuk meminta respon siswa baik berupa pengetahuan, pendapat, atau pun sekedar
mengembalikan konsentrasi siswa yang terdestruc oleh berbagai kondisi selama
KBM berlangsung. Dalam proses belajar mengajar, “Bertanya” memainkan peranan
penting sebab “Bertanya” dapat menjadi stimulus yang efektif untuk mendorong
kemampuan berpikir siswa.
2.
Keterampilan
memberikan penguatan
Penguatan
(reinforcement) adalah segala bentuk respons, baik
bersifat verbal maupun non verbal, yang merupakan bagian dari modifikasi
tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, bertujuan memberikan informasi
atau umpan balik (feed back) bagi si penerima
(siswa), atas perbuatannya sebagai suatu dorongan atau koreksi. Penguatan juga
merupakan respon terhadap tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan
berulangnya kembali tingkah laku tersebut.
3.
Keterampilan
mengadakan variasi
“Variasi”
dalam kegiatan belajar mengajar dimaksudkan sebagai perubahan dalam proses
interaksi belajar mengajar. Dalam konteks ini, “variasi” merujuk pada tindakan
dan perbuatan guru, yang disengaja ataupun secara spontan, yang dimaksudkan
untuk meningkatkan dan mengikat perhatian siswa selama pembelajaran
berlangsung.
4.
Keterampilan menjelaskan
“Menjelaskan”
adalah menyajikan informasi secara lisan, dengan sistematika yang runut untuk
menunjukkan adanya korelasi/hubungan antara yang satu dengan yang lainnya.
5.
Keterampilan
membuka dan menutup pembelajaran
a. Membuka Pelajaran
a. Membuka Pelajaran
Yang
dimaksud dengan membuka pelajaran (set induction) ialah
usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam proses KBM untuk menciptakan
prokondusi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan
dipelajari, dan usaha tersebut diharapkan akan memberikan efek positif
terhadap kegiatan belajar
b. Menutup Pelajaran
Menutup
pelajaran (closure) ialah kegiatan yang
dilakukan oleh guru untuk mengakhiri proses KBM. Jangan akhiri pelajaran
dengan tiba-tiba. Penutup harus dipertimbangkan dengan sebaik mungkin agar
sesuai. Guru perlu merencanakan closing yang baik dan tidak tergesa-gesa.
Jangan lupa sertakan pula doa.
6.
Keterampilan
membimbing diskusi kelompok kecil
Diskusi
kelompok merupakan salah satu variasi kegiatan pembelajaran yang dapat
digunakan dalam proses KBM.
7.
Keterampilan
mengelola kelas
Suasa belajar mengajar yang baik
sangat menunjang efektifitas pencapaian tujuan pembelajaran. Seorang guru harus
mampu menjadi manager yang baik dalam sebuah proses KBM.
DAFTAR
RUJUKAN
Gagne,
Robert M. and Leslie J Briggs (1979). Principles Of Instructional design . New
York: Holt. Rinehart and Winston.
Suyono
dan Hariyanto. 2011. Belajar dan pembelajaran: Teori dan Konsep Dasar. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Darling-Hammnd,
Linda (1977). The Right t Learn: A Blueprint for creating schools That Work .
san Francisco: Jossey-Bass Publishers.
Gilbert
Highet (1978). The Art Of Teaching. New York: Vintage Books
Terimakasi banyak atas materi yang di sampaikan, sangat bermanfaat sekali bagi saya.
BalasHapusIya sama2, semoga bermanfaat ya
HapusMenurut saudari, sebagai calon guru apa tujuan seorang guru memiliku keterampilan mengajar? Kenapa guru harus memiliki keterampilan mengajar?
BalasHapusTerimksih kepada aulia yg telah bertanya, baiklah saya akan menjawab yaitu tujuan seorng guru memiliki keterampilan belajar yaitu untuk membimbing siswa memahami konsep, melatih kemandirian, berfikir logis dan lain sebagainya. Dan selanjutnya mengapa guru harus mempunyai keterampilan mengajar, karena keterampilan tersebut sangat memengaruhi dalam proses belajar mengajar. Dan sehingga sebelum guru mengajar, seorang guru harus mempelajari terlebih dahulu aoa saja hal-hal yang harus dipelajari dan dikuasai . terimakasih
HapusMaaf penulis. Saya mau bertanya. Pertanyaannya adalah "Jika keterampilan mengajar memang sudah dikuasai oleh seorang guru, apakah guru tersebut sudah dapat dikatakan guru yang baik ?"
BalasHapusMohon penjelasannya. Terimakasih
Coba berikan contoh keterampilan bertanya pada anak sd?
BalasHapusJelaskan tujuan dari ketrampilan membuka pelajaran?
BalasHapusTerimakasih kepada rani baik la saya akan menjawab pertanyaannya, tujuan membuka pertanyaan yaitu :
Hapus1. Memfokuskan perhatian siswa terhadap pembelajaran yang akan dilaksanakan
2. Membangkitkan motivasi siswa
3. Mengetahui kemampuan awal siswa mengenai materi pelajaran yang akan dipelajari.
Apa yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa?
BalasHapusBaiklah saya akan menjawab petanyaan witri. Yang harus dilakukan yaitu :
Hapus1. Gunakan metode kegiatan yang beragam.
2. Jadikan siswa peserta aktif.
3. Buatlah tugas yg menantang.
4. Ciptakan suasana jelas yang kondusif.
5. Berikan tugas secara profesional.
6. Hargai kesuksesan dan keteladanan
7. Antusias dalam mengajar.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMaterinya bagus
BalasHapusTerimakasih banyak Sinta, semoga bermanfaat
Hapusmenurut saudara apakah seorang guru wajib memilki beberapa keterampilan dalam mengajar?jika salah saty nya tidak terkuasai apa yang akan terjadi?
BalasHapusMengapa sebagai calon guru perlu memahami prinsip2 dalam pembelajaran?
BalasHapusTerima kasih sudah mau berbagi, artikel ini sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapusIya sama-sama selamat membaca peni
HapusMaterinya bagus dan bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapussangat bermanfaat sekali materinya
BalasHapus